Aliansi Masyarakat Adat Nusantara Kabupaten Bombana Menggelar Musyawarah Daerah Pertama

Photo bersama Musda AMAN Bombana
Photo bersama Musda AMAN Bombana

Bombana 27/9/2016 – Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Kabupaten Bombana menggelar Musyawarah Daerah (MUSDA) Pertama pada 27/9/2016 di Komunitas Anggota Maronene Rumbia – Hukaea Laea, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Dalam sambutannya Isjaya Kaladen (DAMANAS Region Sulawesi) menyampaikan bahwa pembentukan AMAN pada 17/3/1999 yang dilaksanakan di Hotel Indonesia, dengan harapan Masyarakat Adat bisa berdaulat atas wilayah adatnya.

Harapan yang sama juga disampaikan oleh Pjs Bupati Kabupaten Bombana Hj. Sitti Saleha, SE., M.Si. “Sudah menjadi tugas kita semua untuk menjaga adat istiadat agar tidak pudar. Oleh karenanya seluruh elemen baik itu tokoh adat, dan tokoh masyarakat untuk terus menjaga adat istiadat kita. Semoga dalam pelaksanaan Musda ini dapat merumuskan program kerja yang peduli dengan adat istiadat.

Musyawarah Daerah (MUSDA) Pertama AMAN Bombana ini diikuti oleh seluruh perwakilan komunitas adat anggota AMAN di Kabupaten Bombana menghasilkan beberapa keputusan seperti Program Kerja AMAN Daerah Bombana, memilih Dewan AMAN Daerah dan Ketua BPH AMAN Daerah Bombana untuk periode 2016 – 2021.

Musda tersebut memilih dan menetapkan DAMANDA AMAN Daerah Bombana yaitu Jumrad Raunde, Anton Ferdinan, Hardin Jasa, Suyatiuntuk dan Mansur Lababa sebagai Ketua BPH AMAN Daerah Bombana periode 2016 – 2021. Keseluruhan pengurus baru serta ketua BPH tersebut dilantik oleh Riky Aprizal selaku Divisi Organisasi dan Keanggotaan Direktorat OKK PB AMAN.***